BeritaTeknologiNew York, Amerika Serikat

DeepSeek Diundang Briefing Dewan Keamanan PBB soal Risiko AI

DeepSeek menjadi salah satu perusahaan AI yang diundang memberi pandangan kepada Dewan Keamanan PBB mengenai risiko AI terhadap keamanan internasional.

1 menit baca
1 sumberDiperbarui 7 jam lalu
DeepSeek Diundang Briefing Dewan Keamanan PBB soal Risiko AI
DeepSeek Diundang Briefing Dewan Keamanan PBB soal Risiko AI · nexaventuresid
Report starts here

Perusahaan AI asal China DeepSeek diundang untuk memberikan pandangan dalam pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang membahas risiko kecerdasan artifisial terhadap keamanan internasional. Pertemuan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa sistem AI yang semakin kuat dapat digunakan dalam konflik, serangan siber, disinformasi, atau berkembang lebih cepat daripada kemampuan manusia untuk mengendalikannya.

Selain DeepSeek, perusahaan China lain seperti Moonshot juga mendapat undangan untuk menyampaikan pernyataan. Dari Amerika Serikat, CEO OpenAI Sam Altman dan perwakilan senior Anthropic dijadwalkan ikut serta. Dewan Keamanan PBB sebelumnya sudah membahas risiko AI pada 2023, tetapi perkembangan model generatif dan sistem agen membuat isu tersebut semakin menonjol dalam diskusi keamanan global.

Pertemuan ini juga mencerminkan perbedaan pandangan antara Amerika Serikat dan China mengenai kecepatan pengembangan AI. Sejumlah tokoh industri Barat menyerukan perlambatan terkoordinasi dan pengamanan lebih ketat, sedangkan media pemerintah China menilai sebagian seruan tersebut dapat digunakan untuk mempertahankan dominasi teknologi Barat. Karena pembahasan masih berlangsung, belum ada aturan global baru yang langsung mengikat perusahaan AI dari forum tersebut.

Bagikan lagu

Belum ada percakapan yang diterima. Mulai percakapan di Pesan terlebih dahulu.