Forum Pertahanan Xiangshan Beijing Dibuka di Tengah Tensi Kawasan
Forum Xiangshan Beijing 2026 akan mempertemukan pejabat militer dan diplomat dari berbagai negara di tengah ketegangan Taiwan, Laut China Selatan, dan dinamika AS-China.

China bersiap membuka forum pertahanan tahunan Xiangshan di Beijing pada pekan ini di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan kawasan Asia. Reuters melaporkan Menteri Pertahanan China Dong Jun dijadwalkan membuka forum tiga hari tersebut pada Selasa. Pertemuan akan dihadiri ratusan perwira militer, diplomat, dan akademisi dari puluhan negara untuk membahas keamanan internasional dan kerja sama pertahanan.
Forum tahun ini berlangsung ketika ketegangan masih muncul terkait Taiwan, Laut China Selatan, serta pertanyaan mengenai komitmen keamanan Amerika Serikat di Asia. China diperkirakan kembali mendorong gagasan tata keamanan regional yang lebih dipimpin negara-negara Asia dan kerja sama dalam dunia multipolar. Namun sejumlah analis menilai pendekatan Beijing terhadap sengketa kawasan juga membatasi daya tarik pesan tersebut bagi sebagian negara tetangga.
Delegasi Amerika Serikat diperkirakan dipimpin pejabat senior Pentagon yang menangani China, Taiwan, dan Mongolia. Vietnam akan mengirim Menteri Pertahanan Phan Van Giang, sedangkan Malaysia diwakili Wakil Menteri Pertahanan Adly Zahari. Taiwan tidak menghadiri forum tersebut. Pertemuan juga berlangsung menjelang rencana kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Washington untuk bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Reuters mencatat forum Xiangshan sering dipandang sebagai forum keamanan yang menjadi tandingan Dialog Shangri-La di Singapura. Selain hubungan China dan Amerika Serikat, peserta diperkirakan membahas perubahan kepemimpinan militer China, keamanan maritim, dan posisi negara-negara Asia di tengah kompetisi kekuatan besar. Hasil konkret forum baru dapat dinilai setelah pidato dan pertemuan delegasi berlangsung.
