BeritaInternasionalPrancis

PM Prancis Umumkan Bantuan Pascakebakaran, Warga Soroti Respons Pemerintah

Prancis menyiapkan bantuan 12 juta euro dan keringanan pajak bagi wilayah serta perusahaan terdampak kebakaran. Kunjungan PM Sébastien Lecornu juga diwarnai protes warga.

2 menit baca
1 sumberDiperbarui 17 Agu 2026
PM Prancis Umumkan Bantuan Pascakebakaran, Warga Soroti Respons Pemerintah
· Nexaventuresid
Report starts here

Pemerintah Prancis mengumumkan sejumlah langkah bantuan bagi wilayah yang terdampak kebakaran hutan besar dalam beberapa pekan terakhir. Perdana Menteri Sébastien Lecornu pada Senin, 17 Agustus 2026, mengatakan pemerintah akan memberikan keringanan pajak bagi perusahaan yang terdampak, terutama sektor pariwisata, serta menyiapkan anggaran untuk membantu daerah yang harus menampung warga yang kehilangan tempat tinggal.

Anggaran 12 Juta Euro Disiapkan

Pemerintah Prancis menyetujui anggaran sebesar 12 juta euro untuk membantu kota-kota yang harus merelokasi warga akibat kerusakan rumah. Dana tersebut diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal serta membantu proses pemulihan kawasan yang terdampak kebakaran.

Perusahaan Terdampak Mendapat Keringanan Pajak

Selain bantuan untuk pemerintah daerah dan warga, perusahaan dari berbagai skala yang aktivitasnya terdampak kebakaran juga akan mendapatkan keringanan pajak. Sektor pariwisata menjadi salah satu perhatian karena kebakaran terjadi di wilayah yang bergantung pada aktivitas wisata dan mengalami gangguan besar selama musim liburan.

Kebakaran Menghancurkan Ratusan Rumah

Kebakaran besar yang melanda Prancis bagian barat daya bulan sebelumnya telah membakar sekitar 50.000 hektare wilayah. Ratusan rumah hancur dan sebanyak sekitar 220.000 orang sempat dievakuasi dari kawasan yang berada dalam ancaman kebakaran. Skala bencana tersebut menjadi salah satu yang terparah dalam beberapa dekade terakhir.

Kunjungan PM Diwarnai Sorakan Warga

Kunjungan Lecornu ke wilayah terdampak pada Senin juga menjadi perhatian karena sejumlah warga menyambutnya dengan sorakan dan kritik. Warga di Le Porge mempertanyakan respons pemerintah terhadap kebakaran dan menilai penanganan di lapangan belum memuaskan. Pemerintah Prancis sebelumnya telah menghadapi tekanan untuk mempercepat bantuan dan pemulihan bagi korban.

Kebakaran Terjadi di Tengah Gelombang Panas Eropa

Kebakaran di Prancis merupakan bagian dari rangkaian kebakaran besar yang melanda sejumlah wilayah Eropa pada musim panas 2026. Gelombang panas berulang dan kondisi kekeringan membuat vegetasi menjadi sangat mudah terbakar. Belgia, Yunani, Spanyol dan sejumlah negara Eropa lainnya juga menghadapi kebakaran besar dalam periode yang sama.

Pemerintah Prancis kini menghadapi dua tantangan sekaligus, yaitu membantu masyarakat yang terdampak langsung dan memulihkan aktivitas ekonomi di wilayah yang bergantung pada pariwisata. Bantuan fiskal dan anggaran relokasi diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan setelah kerusakan besar akibat kebakaran.