AnalisisDuniaLaut Hitam dan Laut Azov

Serangan terhadap Kapal di Laut Hitam Meningkat, Harga Gandum Ikut Melonjak

Rusia dan Ukraina saling melaporkan serangan terhadap kapal serta fasilitas pelabuhan di kawasan penting bagi ekspor pangan global.

1 menit baca
1 sumberDiperbarui 16 Jul 2026
Ilustrasi editorial kapal kargo dan fasilitas pelabuhan di kawasan Laut Hitam.
Ilustrasi editorial kapal kargo dan fasilitas pelabuhan di kawasan Laut Hitam. · Ilustrasi AI oleh Nexa Ventures - bukan foto serangan
Report starts here

Rusia dan Ukraina meningkatkan serangan rudal serta drone terhadap kapal dan infrastruktur di Laut Hitam dan Laut Azov pada 16 Juli 2026. Kawasan tersebut merupakan jalur penting bagi ekspor gandum dan komoditas lain dari kedua negara.

Klaim serangan datang dari kedua pihak

Militer Ukraina menyatakan telah menyerang sedikitnya 11 kapal Rusia. Kementerian Pertahanan Rusia menyebut pasukannya menyerang sebuah kapal dan kapal cepat milik militer Ukraina yang bergerak menuju pelabuhan di wilayah Odesa, serta fasilitas terkait drone di Kyiv dan infrastruktur pelabuhan Odesa dan Pivdennyi.

Ketegangan turut menekan aktivitas pelayaran. Serangan Ukraina membuat Rusia membatasi pengiriman melalui Laut Azov, sementara pelabuhan Laut Hitam Ukraina menghadapi gangguan yang memengaruhi arus ekspor biji-bijian.

Harga gandum Eropa melonjak tujuh persen pada perdagangan Rabu menjadi 231,75 euro per ton di Euronext. Kenaikan tersebut mencerminkan kekhawatiran bahwa gangguan rute ekspor dapat mengalihkan permintaan ke pemasok lain dan memperketat pasar pangan internasional.