Temarram Rilis Album Perdana Antara Angkara Setelah Lima Tahun Berkarya
Temarram merilis album penuh perdana Antara Angkara berisi delapan lagu yang merangkai tema keruntuhan, kehilangan, kemarahan, dan harapan.

Temarram menghadirkan album penuh perdana bertajuk Antara Angkara setelah menjalani sekitar lima tahun perjalanan bermusik. Album yang dirilis pada 11 September 2026 tersebut memuat delapan lagu dan menjadi langkah berikutnya setelah kelompok ini sebelumnya memperkenalkan EP Montase pada 2022 serta Selubung Abadi pada 2023.
Materi Antara Angkara bergerak melalui tema yang beragam, mulai dari keruntuhan, kehilangan, penyesalan, kemarahan, hingga harapan. Album dibuka melalui Dan Kau Terlunta dan kemudian berkembang lewat lagu seperti Reruntuh, Aksioma, Pusara, Tak Tergenggam, Semesta Semesta, Afeksi dan Mati, serta Pengakhiran Permulaan.
Dalam proses produksi, Temarram bekerja bersama Pandu Fuzztoni sebagai produser sekaligus kolaborator. Album ini juga melibatkan Otong Koil pada lagu Afeksi dan Mati serta Gerry Lainil Fauzi dari Dirty Ass dalam Aksioma. Kolaborasi tersebut digunakan untuk memperluas warna musik tanpa melepaskan karakter utama Temarram.
Untuk sisi visual, Temarram berkolaborasi dengan seniman Finlandia Suvi Karjalainen dalam pengerjaan artwork album. Antara Angkara akhirnya menjadi rangkuman perjalanan awal grup sekaligus ruang untuk menyatukan berbagai cerita tentang konsekuensi pilihan manusia dalam satu karya penuh.
