TNI AL Pastikan Kapal Induk Pertama RI Bernama KRI Sriwijaya
TNI AL memastikan bekas kapal induk Italia ITS Giuseppe Garibaldi akan menjadi KRI Sriwijaya, kapal induk pertama dalam jajaran Angkatan Laut Indonesia.

TNI Angkatan Laut memastikan kapal induk pertama milik Indonesia akan diberi nama KRI Sriwijaya. Kapal tersebut sebelumnya merupakan ITS Giuseppe Garibaldi C551 milik Angkatan Laut Italia. Informasi nama baru disampaikan melalui siaran pers resmi Komando Armada Republik Indonesia dan kemudian dikonfirmasi kepada ANTARA oleh Kepala Dinas Penerangan Koarmada RI Kolonel Laut Wishnu Ardiansyah.
Kapal tersebut telah memasuki wilayah perairan Indonesia setelah melakukan perjalanan dari Italia dan sempat bersandar di Sri Lanka. TNI AL menyebut kapal direncanakan tiba di Jakarta pada 18 September 2026. Setelah memasuki wilayah Indonesia, kapal disambut dan dikawal oleh KRI Brawijaya-320 serta KRI Prabu Siliwangi-321 menuju kawasan Tanjung Priok.
Nama kapal sebelumnya sempat disebut akan menjadi KRI Gajah Mada. Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali pada Agustus masih menyampaikan nama tersebut ketika kapal bersiap meninggalkan Italia. Namun pembaruan terbaru dari Koarmada RI memastikan nama yang digunakan adalah KRI Sriwijaya. Pergantian nama dan bendera dilakukan setelah proses penyerahan serta kedatangan kapal di Indonesia.
KRI Sriwijaya akan menjadi kapal induk pertama dalam jajaran TNI AL dan menambah jenis kapal besar yang dioperasikan Indonesia. Kedatangan kapal menarik perhatian karena berkaitan dengan penguatan kemampuan angkatan laut, operasi helikopter, serta dukungan misi maritim. Rincian mengenai konfigurasi akhir, persenjataan, dan pola operasional setelah resmi masuk dinas tetap menunggu penjelasan lebih lanjut dari Kementerian Pertahanan dan TNI AL.
