BeritaNasionalYogyakarta, Indonesia

UGM Tangani Kasus Grup WhatsApp Bermuatan Pelecehan di Fakultas Teknik

UGM menyatakan menangani serius laporan kekerasan berbasis gender online yang melibatkan mahasiswa Fakultas Teknik dan memastikan perlindungan korban.

2 menit baca
2 sumberDiperbarui 1 jam lalu
Report starts here

Universitas Gadjah Mada menyatakan menangani secara serius laporan kekerasan berbasis gender online yang melibatkan mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik. Kasus menjadi ramai setelah tangkapan layar percakapan grup WhatsApp beredar di media sosial dan memuat percakapan yang dinilai melecehkan mahasiswi. UGM menyebut penanganan dilakukan melalui Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual dengan mengacu pada peraturan rektor yang berlaku.

UGM menegaskan prinsip utama penanganan adalah perlindungan terhadap korban, kerahasiaan identitas, pendampingan, dan pemulihan. Kampus juga menyatakan proses pemeriksaan harus berlangsung serius, transparan, dan tetap menghormati prosedur. Secara terpisah, Dekan Fakultas Teknik UGM Prof. Selo menyampaikan kepada detik bahwa grup tersebut beranggotakan sekitar 40 mahasiswa dan sepuluh mahasiswa yang diduga terlibat telah dinonaktifkan sementara dari kegiatan tertentu selama proses pemeriksaan.

Kasus ini menjadi perhatian besar karena percakapan bermuatan seksual terjadi di ruang digital yang semula disebut dibentuk untuk kepentingan akademik. UGM masih melakukan pendalaman sehingga jumlah pelaku, korban, maupun bentuk pelanggaran final belum dapat disimpulkan sebelum proses investigasi selesai. Publik diminta tidak menyebarkan identitas korban atau materi percakapan yang dapat memperburuk dampak terhadap pihak terdampak.

Bagikan lagu

Belum ada percakapan yang diterima. Mulai percakapan di Pesan terlebih dahulu.